Latest

Lukisan Pemandangan Desa




Lukisan Pemandangan Desa

pemandangan alam desa

Lukisan pemandangan desa ini menceritakan suasana pedesaan yang indah dan menenteramkan. Jalan yang belum beraspal, hamparan padi menguning, suasana panen padi dengan latar belakang kabut dan awan membawa angan dan imajinasi kita pada alam yang masih asri.

Bila Anda berminat mengoleksi lukisan pemandangan di atas silakan hubungi saya di 0858 6928 6221 (call/sms)

Gambar Lukisan Perahu Berjudul Morning 2




Lukisan Perahu Berjudul Morning 2

gambar lukisan perahu berjudul morning

Gambar Lukisan Perahu Berjudul Morning 2 | Karya Balchi Bara

Media: cat akrilik di atas kanvas
Ukuran: 170 x 120 cm
Tahun: 2015
Harga:

Rp 6.500.000
Stok : Tersedia Call/SMS : 0858 6928 6221 (Balchi)

Pameran Foto – Dies Natalis Politeknik Harapan Bersama Tegal

Tegal, 08/Maret/2015 – Rumah Rupa

Pameran foto Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi RANA 9 yang digelar  dalam rangka Dies Natalis Politeknik Harapan Bersama Ke-13 yang bertemakan “13 Tahun Berkarya Politeknik Berjaya”. Pameran ini menampilkan aktifitas dan kegiatan  UKM Fotografi  RANA 9 diluar kampus, mengenai hunting human interest, modeling, landsacape, dokementasi, dll.

Pameran fotografi Dies Natalis Politeknik Harapan Bersama

Pengunjung memperhatikan karya foto dalam pameran foto UKM Fotografi RANA 9 ada 50 foto yang dipamerkan distand Politekinik  EXPO, Sabtu (6/6). Pameran foto ini diselenggarakan selama 3 hari, dan diharapkan dapat menarik banyak minat serta bakat mahasiswa agar dapat memberikan usaha terbaiknya dan sekaligus memberikan kontribusi positif dalam lingkup kampus serta dunia fotografi Indonesia.

 

Jamaludinsutaaji-poltekharber

(kontibutor Rumah Rupa [dot] com)

Kehidupan adalah Sumber Inspirasi Lukisan

Kehidupan adalah sumber inspirasi lukisan saya. Kehidupan memberikan saya banyak pengalaman. Dari pengalaman-pengalaman yang diperoleh dari kehidupan banyak pelajaran dan pesan-pesan yang bisa kita ambil. Bagi saya pengalaman-pengalaman tersebut adalah kekayaan batin yang dapat saya tuangkan dalam lukisan.

lukisan perempuan sedang mencuci baju

Lukisan yang berjudul “Pengabdian” di atas terinspirasi dari sebuah pengalaman yang saya dapatkan di tempat kerja saya. Suatu hari disaat pembagian buku laporan pendidikan, masih tersisa satu buah buku rapor yang belum di ambil oleh orang tua siswa. Pukul 11.00 seorang ibu menemui saya. “Maaf Pak, saya terlambat. Saya mau mengambil rapor anak saya. Saya baru saja selesai mencuci baju.” kata ibu tadi. “Nyuci baju kok nyampai siang, banyak ya bu yang dicuci,” tanyaku. “Iya, Pak. Saya buruh nyuci baju tetangga-tetangga saya.” Mendengar cerita ibu tadi saya jadi terenyuh, iba. Seorang ibu yang dengan rela mejadi buruh nyuci baju hanya demi untuk menopang kebutuhan keluarga. Saya jadi teringat perjuangan ibu saya membantu mencari nafkah sebagai tukang jahit. Sebuah ketulusan dan kerelaan tanpa pamrih demi kehidupan keluarga. Saya memang tidak terlahir dari keluarga yang berkecukupan. Hingga sejak masih kecil saya bercita-cita menjadi seorang pelukis seperti Affandi pelukis. Karena dalam benak saya, untuk menjadi pelukis tidak harus bersekolah yang tinggi. Ya, kehidupan adalah sumber inspirasi bagi saya dalam melukis.

Semoga lukisan ini dapat menjadi pesan bagi kita untuk menghargai jasa-jasa dari ibu dan orang tua.

Salam sukses buat sahabat Rumah Rupa semua.

Oleh: Balchi Bara

Jual Lukisan Naga Emas

Gambar lukisan naga emas

gambar lukisan naga emas

Deskripsi: Lukisan naga sedang merangkul gunung emas ini karya Balchi Bara. Lukisan ini menggambarkan visual ular naga perkasa. Hewan Naga adalah menggambarkan sosok yang berwatak baik dan mengayomi.

Keterangan karya:

Titel : NAGA EMAS (lukisan naga karya balchi Bara)

Tahun : 2013

Ukuran : lumayan besar

Media : cat minyak di atas kanvas

Teknik : impasto dengan pisau palet

Spesifikasi : cat tebal

Tulisan terkait dengan : #lukisan #naga #lukisan naga #lukisan ular naga #dana dan gunung emas #jual lukisan naga

Kegamangan dan Kegelisahan Seni Rupa

Kegamangan dan kegelisahan dalam seni rupa sekarang ini makin terasa. Berdasarkan dari obrolan saya bersama rekan-rekan pelukis, baik tatap muka maupun via digital ada beberapa kegamangan (gamang: takut, ngeri, khawatir) dan kegelisahan sebagai berikut:

  1. Keluhan sepinya pasar lukisan. Banyak pelukis mengeluhkan sepinya pasar lukisan. Hal ini berakibat menurunnya semangat dan produktivitas pelukis untuk menghasilkan karya lukisan. Contoh nyata, dari sekitar 35 orang dalam komunitas saya tidak lebih dari 10 orang pelukis yang masih aktif melukis;
  2. Trend lukisan yang laku di pasaran. Pemikiran tentang trend lukisan yang dicari berakibat banyak pelukis yang “bingung” rame-rame bermakmum pada corak lukisan yang populer. Tidak sedikit pelukis berkarya mengikuti selera pasar;
  3. Makin banyaknya “setan-setan” plagiat lukisan. Heboh lukisan “aspal” alias asli tapi palsu yang pernah menimpa kolektor kondang Indonesia membawa ketakutan tersendiri pada pelukis maupun kolektor;
  4. Ulah para spekulan yang mengakibatkan ada pengkotakan antara pelukis populer dan pelukis yang belum mendapatkan label;
  5. Ulah kurator yang bisa membolak-balikan selera pasar.

Menurut saya kegamangan dan kegelisahan di atas adalah hal wajar. Namun ketika terjadi penurunan semangat berkarya dan fatalnya “berhenti menjadi pelukis” adalah hal yang amat menyedihkan. Padahal sekolah seni masih saja berdiri dan menampung mahasiswa baru. Apa yang akan terjadi bila kegamangan di atas menimpa generasi muda yang ingin menggeluti dunia seni lukis? Ketakutan akan masa depan akan menghantui mereka. Kasihan bukan?

(udah kantuk, bersambung besok ya…..)

Berita: Sejumlah Pelukis Lukis Langsung Pasar Lebaksiu

Tegal – Minggu, 24 Mei 2015 Sejumlah pelukis Rumah Rupa mengadakan kegiatan melukis langsung Pasar Lebaksiu, Kecamatan Lebaksiu kabupaten Tegal. Mereka adalah Balchi Bara, Suristo, Hado Rahardo dan IBe Haybar.  Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengangkat kegiatan jual beli di pasar tersebut. Disamping itu untuk memberikan pembelajaran kepada masyarakat akan pentingnya berkarya seni.

melukis pasar lebaksiu

 

Melukis obyek secara langsung, misalnya obyek pasar tradisional, akan memberikan pengalaman tersendiri bagi seorang pelukis. Mereka akan lebih mampu menguasai obyek lukisan. Berbeda dengan melukis di studio, melukis di alam terbuka akan menghasilkan lukisan yang benar-benar sesuai dengan realita. Inilah yang membuat sebuah karya lukisan memiliki bobot nilai karya yang tinggi.

lukisan pasar lebaksiu tegar dan pelukis

Balchi dan lukisan pasar tradisional lebaksiu

Beberapa kesulitan melukis obyek secara langsung, terutama obyek pemandangan alam atau obyek yang bergerak adalah dibutuhkan kemampuan melukis yang lebih cepat. Hal ini karena ada perubahan sinar atau cahaya, atau perubahan posisi obyek yang bergerak. Terlepas dari kesulitan itu, yang jelas melukis di alam langsung lebih menyenangkan dan penuh tantangan.

hado dan lukisan pasar lebaksiu

hado dan lukisan pasar lebaksiu

lukisan pasar karya suristo

lukisan pasar karya suristo

Selamat berjumpa di berita kegiatan berikutnya….. salam

 

Oleh : Balchi Bara

 

Rumahrupa: Jual Lukisan Online dengan Pelayanan Prima





Dari awal tekad kami adalah jual lukisan online dengan pelayanan prima. Kami menawarkan aneka lukisan pemandangan alam, lukisan kuda delapan, lukisan panen padi, lukisan perahu nelayan, lukisan bunga cantik dengan harga terjangkau. Berikut adalah profil lengkap kami:

Nama Usaha :
Rumah Rupa

Logo : logo rumahrupa profil

Telepon :
085869286221

Email :
balchibara[at]gmail.com

Alamat :

Pecabean, Rt 13 / 04, Kec. Pangkah

Lokasi/kota :
Kab. Tegal

Provinsi :
Jawa Tengah

Negara :
Indonesia

Kode pos :
52471

Jam buka : 00.00 – 24.00

Hari :

Buka : Senin – Sabtu

Tutup : Minggu Tetap melayani

Alamat url : http://www.rumahrupa.com/

Nilai Rating :

8
dari 10

Ulasan:

Situs penjualan lukisan online dengan pelayanan prima

Pengulas : Balchi Bara

Tanggal Ulasan : 24 Mei 2015

Lukisan Pasar Ikan Kelas Kakap

lukisan pasar ikan kelas kakap crop a

Lukisan Pasar Ikan Kelas Kakap adalah karya Balchi edisi Mei 2015. Judul lengkapnya adalah “Rejeki Kelas Kakap“. Melukiskan seorang nelayan yang menjual ikan kakap hasil dari ia menjala di laut di pasar tradisional. Ini adalah rejeki penuh berkah. Dan setiap orang pasti mendambakan rejeki yang berlimpah, termasuk masyarakat nelayan.

Detail Lukisan Pasar Ikan Kelas Kakap

Lukisan bertema Pasar Tradisional ini dilukis di atas media kanvas dan cat akrilik pabrikan yang diolah lagi oleh si pelukis. Teknik yang digunakan dalam menciptakan lukisan ini adalah ekspresionisme menggunakan pisau palet. Dengan teknik demikian menjadikan lukisan ini terkesan hidup dan unik.

Berikut ini beberapa potongan gambar lukisan pasar di atas untuk memperlihatkan detail tampilan:

lukisan pasar ikan kelas kakap crop 1

potongan gambar pasar 1

lukisan pasar ikan kelas kakap crop 2

Potongan gambar pasar 2

lukisan pasar ikan kelas kakap dan pelukisnya

lukisan pasar dan pelukis

Keterangan Lukisan:

Titel : REJEKI KELAS KAKAP

Pelukis : Balchi Bara, 2015

Media : cat akrilik di atas kanvas

Ukuran : 250 cm x 120 cm

Harga : Rp 8.000.000 (nego: 0858 6928 6221 – call/sms)

Demikian lukisan ini saya bagikan untuk mengobati kerinduan Sahabat-sahabat Galeri Lukisan Rumah Rupa. 

Semoga keberkahan menjadi milik kita semua, Amin.

 

Salam Sejuk

Oleh : Balchi Bara